Napi Hilang, Bukan Karena Kabur Tapi Diduga Temannya

Beberapa narapidana yang hilang dari penjara El Tigre, Venezuela, diduga telah dimakan oleh beberapa rekan tahanannya.

Insiden mengerikan terjadi setelah penjara itu dilanda kerusuhan pada tanggal 8 September 2016 Orang tua dari narapidana 25 tahun hilang memperoleh berita dari rekannya di penjara.

Menurut informasi yang ia terima, anaknya dan dua lainnya dianiaya oleh sekitar 40 orang, menyebabkan kanibalisme, Tahanan yang menolak untuk pergi dipaksa untuk makan dipaksa untuk makan mayatnya.

“Narapidana yang saya berbicara dengan mengakui bahwa jika ia dipukul dengan palu untuk ingin makan sisa-sisa anak saya,” kata Herrara, ayah dari tahanan hilang seperti dikutip dari Independent, Senin (2016/10/17).

Keluarga merasa sangat kesal dengan kejadian itu. Herrara berharap bahwa setidaknya satu-satunya tulang sehingga anaknya bisa dimakamkan dengan benar.

anak Herrara dipenjara pada tahun 2015 karena terlibat dalam kasus perampokan. Dia terjebak di sebuah penjara yang mengalami kepadatan yang ekstrim.

Humberto Prado, koordinator Venezuela Penjara Observatory, mengatakan ia akan meminta Kantor Jaksa Agung untuk menyelidiki. Dia tidak menyangkal ketika keadaan mengerikan terjadi di penjara pusat El Tigre.

Insiden mengerikan ini juga tidak dibantah oleh sumber dari polisi. Namun menurutnya, hanya ada dua narapidana yang hilang.
“Mereka memotong mereka dan mengirim beberapa orang lain untuk makan, mereka membuat tulang menghilang. Dorancel memotong daging,” kata sumber itu.

Venezuela kondisi penjara yang mengerikan dipengaruhi oleh krisis parah yang melanda negara itu Gelombang protes terhadap Presiden Maduro terus untuk segera memperbaiki situasi ekonomi Venezuela Tidak jarang, orang di seluruh perbatasan Kolombia hanya untuk mendapatkan makanan.